Jemaah Umrah Terlantar di Jeddah Mulai Dipulangkan Bertahap

Jeddah – Pemerintah Indonesia mulai merealisasikan pemulangan jemaah umrah terlantar di Jeddah yang sempat mengalami keterlambatan kepulangan akibat kendala penerbangan. Pada tahap awal, sebanyak 400 jemaah umrah diberangkatkan ke Tanah Air menggunakan maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT111.

Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada Minggu (28/12/2025) pukul 01.24 Waktu Arab Saudi (WAS). Selanjutnya, rombongan jemaah dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Jemaah Umrah Terlantar

Jemaah Umrah Terlantar Akibat Kendala Teknis Maskapai

Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid, menjelaskan bahwa kasus jemaah umrah terlantar ini melibatkan sekitar 800 orang. Kondisi tersebut dipicu oleh kendala teknis armada maskapai Lion Air yang terjadi sejak Kamis (25/12/2025).

Namun demikian, Kementerian Haji dan Umrah segera melakukan langkah cepat. Koordinasi intensif dilakukan bersama pihak maskapai, otoritas bandara, serta perwakilan pemerintah Indonesia di Arab Saudi. Oleh karena itu, solusi pemulangan dapat disepakati dan dijalankan secara bertahap.

Pemulangan Jemaah Umrah Terlantar Dibagi Dua Gelombang

Harun menyampaikan bahwa pemulangan jemaah umrah terlantar dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama berjumlah sekitar 400 jemaah dan telah diberangkatkan lebih dahulu.

“Saat tim kami turun langsung ke lapangan, satu rombongan sudah berhasil dipulangkan. Sementara itu, rombongan lainnya dijadwalkan menyusul pada malam hari,” ujar Harun dalam keterangannya di Madinah, Sabtu (27/12/2025).

Selanjutnya, gelombang kedua akan dipulangkan setelah kesiapan armada dan operasional penerbangan dinyatakan aman.

Hak Jemaah Tetap Dipenuhi Selama Penanganan

Selama masa penanganan jemaah umrah terlantar, Harun memastikan seluruh hak jemaah tetap terpenuhi sesuai ketentuan. Jemaah difasilitasi penginapan, konsumsi, serta pendampingan petugas.

Adapun penginapan disediakan di beberapa hotel, antara lain Wow Hotel 1, Carwan Hotel, dan Wow Hotel 2. Selain itu, kondisi kesehatan dan kenyamanan jemaah terus dipantau hingga proses pemulangan selesai.

Arminareka Perdana Dorong Umrah Aman dan Terencana

Di tengah dinamika perjalanan internasional, calon jemaah disarankan memilih biro perjalanan yang berpengalaman dan memiliki sistem layanan yang jelas. Arminareka Perdana merupakan penyelenggara perjalanan ibadah umrah resmi yang mengedepankan kepastian jadwal, transparansi biaya, serta pendampingan jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air. Dengan manajemen profesional dan layanan sesuai regulasi pemerintah, Arminareka Perdana berkomitmen menghadirkan perjalanan ibadah umrah yang aman, nyaman, dan terencana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WA